mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya

18:12
Hallo sahabat semua salam jumpa di blog ini,pada kesempatan postingan kali ini kita akan sedik mengetahui tentang mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya,baik hardware dan komponen yang umum terdapat di dalam nya,lalu apa saja itu,yu kita simak saja ya.


Hardware 

Konstruksi perangkat keras (hardware) ponsel terdiri dari komponen elektronika yang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu komponen pasif dan aktif.
mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya
mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya

Komponen Pasif 
Komponen pasif adalah suatu komponen yang bekerja ketika diberikan energi listrik dan mampu mengeluarkan energi tersebut, tetapi dalam batasan periodenya.
Komponen hardWare Ponsel yang termasuk komponen pasif sebagi berikut.

Resistor
Komponen ini berfungsi mengatur daya pada rangkaian dan sekering atau fuse
Sebenarnya, komponen resistor jarang mengalami kerusakan, tetapi sering terlepas dari patrian PCB ponsel. Jadi, apabila terdapat kejanggalan arus dan tegangan yang melewati resistor, periksa dudukan patrian pada PCB, apakah terpasang dengan baik atau terlepas.

Kapasitor 
Kapasitor berfungsi untuk menyaring, menyimpan (sementara), kemudian mengeluarkan arus DC apabila diperlukan. Kapasitor bersifat dapat dimuati arus listrik, kemudian dapat melepaskan kembali muatannya sesuai dengan periodanya. Menurut jenisnya, kapasitor dibedakan menjadi 2, yaitu kutub atau polar (memunyai sisi kaki positif dan negatif) dan non-kutub'atau non-polar (tidak memunyai sisi kutub).

Sebenarnya, kapasitor jarang rusak, tetapi sering terlepas dari patrian PCB ponsel. Apabila terdapat muatan listrik yang melebihi muatan operasional kapasitor, kapasitor akan rusak atau soak (kembung pada body-nya). Kejadian tersebut sering muncul pada kapasitor jenis polar ketika salah memasangkan kutub-kutubnya pada pads PCB.
mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya
mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya

Induktor (lilitan) 
Induktor memiliki fungsi yang hampir serupa dengan kapasitor. Bedanya, induktor memiliki sifat yang berlawanan dari kapasitor, yaitu tidak terbuka terhadap rangkaian DC. Satuan kerja induktor dinyatakan dalam H (henry). Satuan tersebut menyatakan arus yang melintasi komponen sefase dengan tegangan yang mengalirkan melewati beban.

Transformator 
Transformator pada ponsel berfungsi sebagai penyesuai daya pada bagian frekuensi radio. Sesuai dengan fungsinya, komponen ini dapat mengatur tegangan yang diperlukan oleh rangkaian radio RF dan TF.

Baca Juga :
 Mengatasi suara speaker smartphone yang pecah dan sember
Mengetahui Penyebab Batrai smartphone cepat kembung & Rusak
Komponen aktif Komponen berfungsi memberdayakan energi listrik pada komponen ketika diberi atau dilewati oleh muatan (arus) listrik sehingga dapat bekerja dan menyesuaikan dengan arus bias pada komponen pasif. Komponen ini diawali oleh suatu komponen dioda semikonduktor, Pada perkembangannya, dioda tersusun menjadi beberapa transistor sehingga membentuk gabungan komponen baik berupa komponen pasif maupun aktif dalam satu kesatuan (berupa gergaji IC atau Integrated Circuit).

Dioda 
Dioda bersifat mengantarkan arus searah. Sisi positif dioda disebut, anoda, sedangkan sisi negatif disebut katoda. Jenis dioda ada dua, yaitu zenner dan LED. Dioda zenner yang berfungsi sebagai pembatas tegangan. LED (Light Emiting Dioda) merupakan jenis dioda yang dapat menghasilkan cahaya.

TRANSISTOR
Transistor terdiri dari tiga kaki, yaitu basis, kolektor, dan emitor. Bias maju pada basis berfungsi sebagai penggerak lajunya arus pada kolektor dan emitor. Transistor terdiri dari dua jenis, yaitu NPN dan PNP. Biasanya, transistor jenis NPN dipasang pada tegangan positif, sedangkan jenis PNP kebalikannya (negatif).

IC (Integrated Circuit) 
IC merupakan komponen yang tersusun dari beberapa komponen dioda dan transistor. IC berfungsi memperingkas input dan output dari sebuah rangkaian. IC pada rangkaian terdapat dua jenis, yaitu IC analog dan digital.

IC analog merupakan komponen yang berfungsi memproses, mengacak, dan mengolah suatu sinyal ke dalam batasan tegangan dan arus yang telah ditentukan oleh pabrik. IC Power atau UEM (Universal Energy Management), IC Audio, IC Charging, dan IC RF Processor termasuk jenis IC analog. Setiap jenis

IC analog memiliki karakter yang berbeda. IC Power IC Power memiliki kaki-kaki (pin) bola timah (BGA). IC
Power berfungsi sebagai pengatur suplay energi untuk setiap komponen IC lainnya. Apabila salah satu dari pin IC Power
longgar, mekanisme ponsel akan mengalami gangguan.
Baca Juga :
Cara mengatasi Baterai Smartphone yang kembung
Cara mengetahui Brand Capasitor elko ternama
Apakah Buah Buahan Bisa sebagai Charger atau pengganti listrik ?
mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya
mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya

IC Power (UEM) Pada perkembangannya, karakter IC Power diperluas fungsinya sebagai pengatur power, audio, dan pengisian baterai (charging) atau lebih dikenal dengan sebutan UEM (Universal Energy Management).
Pada golongan UEM, komponen IC memiliki memory data berupa tempat penyimpanan IMEI Ponsel.

IC Audio
IC Audio mengatur jalannya komunikasi suara yang masuk dan keluar pada ponsel secara terpisah. Pada beberapa ponsel, komponen ini masih dalam satuan IC Audio, tetapi kebanyakan sudah terpaket dalam satu UEM.

IC digital berfungsi menghasilkan suatu taraf tegangan yang dapat mendefinisikan keadaan atau keberadaan suatu sinyal (tinggi atau rendah). Sinyal tersebut diperlukan untuk mengontrol beberapa program yang terpaket dalam panser Beberapa jenis IC digital sebagai berikut.
CPU berfungsi mengatur atau mengolah secara terintegrasi
fungsi yang dapat menginstruksikan beberapa informa“ dari unit lain untuk menunjang kinerja ponsel agar lebih
baik dan cepat.
Eeprom berfungsi menyimpan data-data sistem operasi ponsel. IC ini memiliki sifat permanen dan cenderung tidak terikat atau tergantung dari suplay arus listrik.

RAM merupakan sebuah unit pada ponsel yang berfungsi menyimpan data yang bersifat sementara.

Komponen Hardware Pendukung Ponsel juga terdiri dari komponen hardware yang bersifat mendukung komponenkomponen yang telah disebutkan di atas. Komponen pendukung kinerja hardware ponsel sebagai berikut.
Keypad merupakan media input (masukan) yang terkombinasi dengan menerapkan huruf, angka, dan simbol. Dalam pengoprasiannya, keypad diterjemahkan ke dalam bahasa mesin oleh CPU dengan menggunakan standar kode tertentu. Biasanya, standar. pengubahan ke bahasa mesin menggunakan standar ASCI (American Standard for Code Inter-change).

Microphone merupakan sebuah komponen yang berfungsi mengubah isyarat getaran suara menjadi getaran listrik analog.

Speaker merupakan komponen yang berfungsi mengubah getaran listrik menjadi getaran suara.

Buzzer merupakan komponen yang berfungsi mengubah getaran listrik menjadi nada dering atau nada panggil.

LED (Light Emitting Dioda) merupakan komponen dioda yang menghasilkan sinar cahaya pada saat dialiri arus listril yang berfungsi sebagai indikator pada layar dan tambo keypad pada saat beroperasi.

Vibrator merupakan komponen yang berupa motor listrik yang berfungsi menghasilkan getaran pada saat terdapat panggilan masuk.

LCD (Liquid Crystal Display-Device) merupakan sebuah media yang dapat menerjemahkan data dan bahasa pemprograman ponsel ke dalam bentuk tampilan visual.

Dalam proses pemancaran dan penerimaan sinyal, ponsel memiliki dua unit rangkaian penunjang, yaitu rangkaian suplai daya dan rangkaian pengaturan logika. Rangkaian suplai daya berfungsi memberikan atau menyalurkan daya ke seluruh unit rangkaian dalam ponsel. Proses penyaluran daya dimulai dari baterai. Baterai mengalirkan arus searah (DC), kemudian daya yang dikeluarkan baterai diatur oleh sebuah unit regulator (IC Power Supply)

untuk menentukan besarnya energi yang dibutuhkan oleh setiap unit rangkaian lainnya. Selanjutnya, energi yang terserap oleh ponsel diatur dan diolah oleh unit logika (CPU) yang juga mengatur tampilan data dan suara.

Unit yang terpenting lainnya adalah unit pemancar (TX). Unit TX berfungsi mentransmisikan sinyal gelombang elektromagnetik menuju ke operator (BTS atau Base Transreceiver System). Selain itu, sinyal tersebut juga membawa identitas pelanggan sehingga memungkinkan direspon oleh operator (GSM dan CDMA) dengan keluarnya sinyal operator.

RF processor merupakan pusat pengolahan gelombang radio pada ponsel yang diperkuat sinyalnya oleh Power Amplifier: Selanjutnya, sinyal tersebut disesuaikan terhadap antena melalui Duplexer.

Antena
Rangkaian Penerima (Rx) merupakan unit rangkaian yang berfungsi sebagai penerima gelombang radio dari BTS operator. Rangkaian ini secara mendasar sebagai berikut.
Antena merupakan komponen ponsel yang menangkap dan menerima sinyal operator. Dalam perkembangannya, ponsel memiliki antena yang terselubung dalam kemasan (casing).

Switch Antena (Duplexer) merupakan komponen yang berfungsi sebagai penyesuai hubungan antara antena terhadap unit rangkaian transmisi dan receiver. Switch Antena melakukan kerja rangkap, yaitu sebagai pemancar dan penerima agar terjadi komunikasi dua arah.

IC Power Amplifier berfungsi memperkuat sinyal menggunakan frekuensi yang telah diatur dan ditetapkan oleh ponsel. Selain memancarkan sinyal gelombang elektromagnetik, IC Power Amplifier juga berfungsi mengunci sinyal agar tetap tersambung ke operator.

RF Processor merupakan komponen yang mengolah sinyal secara terpadu, sekaligus memperkuat selisih sinyal yang diperlukan pada saat pemancaran dan penerimaan, Kemudian, sinyal tersebut diatur dan disesuaikan agar dapat diubah menjadi bentuk suara atau data tampilan.
IC Audio berfungsi memperkuat sinyal yang telah diolah oleh RF Processor, kemudian diperkuat menjadi bentuk getaran suara. Unit ini juga berhubungan dengan micmf phone dan speaker.

CO (crystal osilator) berfungsi menghasilkan sinyal osilasi sebagai proses pengaturan frekuensi yang melakukan perbandingan frekuensi dengan signal data operator melalui RF processor.
Penala merupakan sebuah rangkaian yang terdiri dari jaringan komponen pasif atau filter yang berfungsi melakukan pendeteksian dan menangkap sinyal operator.

Unit penting lainnya adalah rangkaian Power Supply. Rangkaian ini terdiri dari baterai sebagai sumber utama energi ponsel yang mengantarkan arus searah langsung ke IC Power Supply dan komponen Ul. lC Power Supply berfungsi sebagai pendistribusi sekaligus pengatur tegangan dari baterai ke seluruh unit rangkaian. Komponen ini juga " tegangan pengisian baterai untuk memutuskan arus pengisian secara kompak pada baterai.
Oke sahabat semua terima kasih sudah mampir dan membaca mesin hp dan bagian - bagian komponen penunjang nya,semoga bisa bermanfaat untuk anda semua...salam sukses..

Artikel Terkait

Previous
Next Post »