Riview PHONIC PAA2 Profesional Audio Assistant

11:30
Hallo sahabat semua salam jumpa dan selamat datang di blog yang sederhana ini,kembali masih denga sebuah postingan mengenai gadget riview,dan kali ini kita akan mengulas sebuah alat untuk kebutuhan sound engener di lapangan agar dapat menghasilkan sound yang maximal dan pengukuran yang tepat,jadi yu kita simak Riview PHONIC PAA2 Profesional Audio Assistant.

PHONIC PAA2
Profesional Audio Assistant
Kemaiuan teknologi audio sekarang sangatlah pesat. Sehingga hal ini sudah maniadi bagian industri tersendiri yang membutuhkan penanganan tangan-tangan sound engineer yang handal. Dan sebagai profesional, tidak iarang para engineer selalu membutuhkan alat bantu ukur.
Beberapa tahun yang lalu, profesi sound engineer mungkin belumlah secemerlang saat ini.Dewasa ini, sound engineer bahkan sudah bisa dikatakan sebuah profesi dengan masa depan yang menjanjikan.
Riview PHONIC PAA2 Profesional Audio Assistant
Riview PHONIC PAA2 Profesional Audio Assistant

Dan sebagai sound engineer yang handal, kepiawaian memang menjadi nomor satu. Namun tentu saja, kita tidak bisa mengesampingkan alat bantu begitu saja.
Sebelumnya kita sudah banyak mengenal alat bantu ukur seperti spectrum analyzer. Ada banyak merek yang bisa kita sebutkan. Hanya, rata-rata produk tersebut mematok harga yang relatif tidak murah juga. 
Apalagi yang beredar selama ini kebanyakan yang berpenampilan dan berukuran rack. Memang ada juga yang Sudah dibuat cukup portabel. Tapi tetap saja belum sekecil yang dibuat oleh Phonic.

PENAMPILAN
Sekarang kita  Riview PHONIC PAA2 Profesional Audio Assistant lewat penampilan.
Tampang Phonic PAA2 ini terlihat cukup kokoh dan mungil. Bagi kita yang selama ini kerap menggunakan RTA berukuran rack, maka PAA2 ini terbilang relatif sangat mungil. Senang sekali rasanya bisa menjinjing sebuah alat ukur audio seukuran genggaman tangan.
Pada tampilan depannya terdapat sebuah layar peraga yang berukuran relatif cukup sebagai sebuah RTA. Hanya terdapat 4 buah tombol di panel depannya.Akan tetapi untuk melakukan setting, alat ini masih dilengkapi lagi dengan sebuah jog wheel di bagian sisi bodinya. Kita hampir tidak membutuhkan mikrofon tambahan.

Karena pada bagian atas PAA2 ini sudah tersedia sebuah mikrofon yang juga mungil dengan kemampuan yang relatif cukup baik.Untuk membuat PAA2 ini bekerja, kita hanya membutuhkan tenaga dari 4 buah baterai berukuran AA.. Atau bila akan menggunakannya dalam waktu yang relatif panjang, kita bisa menggunakan adaptor yang sudah disertakan waktu pembeliannya.


FITUR
Professional Audio Assistant buatanvPh . PAA2 ini terbilang berukuran cukup mungil. Hanya sedikit lebih besar dan lebih tebal daripada PDA pada umumnya. Memang masih sulit bagi kita untuk membayangkan sebuah RTA (Real Time Analyzer) yang Iebih kecil daripada PAA2 ini. Dari Phonic PPA ini, kita bisa melakukan berbagai pengukuran.

Mulai dari menganalisa spectrum frekuensi secara real time, mengetahui polarity, juga bisa berfungsi sebagai phase Checker. Untuk melengkapi kebutuhan tersebut, maka di dalam PAA2 ini juga sudah dilengkapi dengan generator untuk pink noise, polarity, dan sine wave 1 kHz. Ini berarti kita bisa mengirim tone dari PAA2 ke mixing console melalui konektor XLR di sisi bawahnya.

Bukan hanya terdapat XLR Out, tapi terdapat juga XLR In untuk memungkinkan kita mengukur sinyal yang dikirim langsung ke PAA2 ini. Dalam set Phonic PAA2 ini, kita akan mendapati sebuah CD Room yang di dalamnya terdapat cukup banyak content yang sangat bermanfaat.

Selain terdapat pink noise, white noise, polarily testing, sine wave dari berbagai frekuensi, masih terdapat juga software untuk membuat kinerja Phonic PAA2 ini bisa dipantau melalui layar komputer PC atau komputer jinjing.
nah cukup banyak bukan fitur yang tersedia dan tentunya kita ketahui di Riview PHONIC PAA2 Profesional Audio Assistant ini,selanjutnya apa lagi ya kelebihan nya.

HANDY
Waktu pertama kali mendapat kiriman Phonic PAA2 ini, kami sudah tidaksabaruntuk segera menggunakannya Apalagi kantor redaksi A-Pro masih satu lantai dengan 3 majalah audio lainnya. Maka PAA2 ini menjadi topik perbincangan yang menarik.

Dalam ujicoba , PAA2 ini terbukti mampu menjad unityang sangat menarik apalagi karena tampilan spektrum frekuensinya bisa disaksikan dengan relatif cukup jelas. Yang lebihm nguntungkan lagi, berbagai titur dan parameter ukumya masi thing lagi. Seperti pada RTA-nya, maka kita masih bisa mengatur Level Range, maximum level, Peak Hold, Respons Time, dan Calibrasi. Ini membuat PAA2 menjadi sangat useful.

Sedangkan ditangan rekan-rekan  Audio Mobil, PAA2 ini dibawa untuk mengukur sistem audio dalam sebuah mobil. Baik itu SPL-nya ataupun dalam menentukan setting ekualisernya dengan bantuan pink noise dari CD room Phonic ini. 

KESIMPULAN
Rasanya, sebagai seorang sound engineer, sistem engineer ataupun installer, Phonic PAA2 ini mungkin akan menjadi sebuah alat yang tak akan pernah ditinggalkan begitu saja di rumah. Meskipun mungkin Anda sudah memiliki sebuah RTA berukuran rack seharga puluhan ribu.

Sebab yang pasti adalah, akan jauh lebih mudah membawa sebuah PAA2 dibanding sebuah alat seukuran 2 U. Apalagi ternyata kinerja PAA2 ini sama sekali tidak mengecewakan. Kalaupun ada keterbatasannya adalah penghitungan SPL (Sound Pressure Level) yang berada di kisaran angka 30 dB hingga 130 dB saja.

Hal ini karena level maksimum pengukuran hanya berkisar sekitar 130 dB. Walaupun hal itu sebenarnya sama sekali bukan masalah. Karena Threshold Of Pain atau ambang batas derita telinga kita dalam mendengarkan kekuatan suara hanya berada di angka 120 dB
Nah sahabat semua semoga pembahasan mengenai Riview PHONIC PAA2 Profesional Audio Assistant ini bisa berguna buat anda yang membutuhkan sebuah alat canggih untuk keperluan sound di indoor atau juga lapangan...selamat mencoba......^_^

Hallo selamat datang para pengunjung dan sahabat semua"salam kenal

Saya adalah seseorang yang Hoby tentang Dunia Audio - Musik - Elektro dan internet marketing - semoga artikel yang saya posting ini bermanfaat untuk anda salam sukses..^_^

Artikel Terkait

Previous
Next Post »